Sejarah KKI Amsterdam
Pada tahun 1981 seorang bapak yang bernama Jim Ticoalu memiliki keinginan untuk mengadakan misa dalam bahasa Indonesia di gereja “De Graankorrel” Ganzenhoef, Amsterdam karena gereja tersebut merupakan parokinya. Setelah meminta dan mendapatkan izin dari Pastur Schoot untuk merayakan misa Ekaristi sekali sebulan, maka pada musim panas 1981 mulailah dipersembahkan misa pertama dalam bahasa Indonesia dibawah pimpinan Pastur Wijte dengan jumlah umat 5 orang.
Jim Ticoalu yang merintis gereja dalam bahasa Indonesia ini mengajak Benjamin Turina untuk membantu menjadi pengurus sementara gereja sampai dibentuknya badan pengurus tetap dan nama organisasi yang masih harus dipilih namanya.
Akhir September 1981 terbentuklah organisasi Gereja “Keluarga Katolik Indonesia” (KKI) dengan terpilih pengurus tetap yang diketuai pada saat itu oleh Ted Akkerman. Gereja KKI kemudian diperkuat oleh Pastur De Blot, SJ.
Beberapa tahun kemudian Gereja “Graankorrel” pindah ke daerah Reigersbos, Amsterdam zuidoost dengan nama baru “De Drie Stromen” dan KKI Amsterdam pun pada saat itu juga ikut pindah.
Hingga September 2015 perayaan Ekaristi KKI Amsterdam dilaksanakan di gereja “De Drie Stromen“, 1x per bulan pada hari minggu pertama, pukul 13.00. Sejak Oktober Ekaristi KKI Amsterdam dilaksanakan di gereja “Titus Brandsma“, Amstelveen.
Mulai Januari 2026, Ekaristi KKI Amsterdam diadakan di Pauluskerk Osdorp setiap minggu keempat pukul 14.00.


Visi – Misi KKI Amsterdam
Inspirasi: Kisah para Rasul 2: 41-47
Visi :
Menjadi rumah bagi persekutuan umat yang hidup untuk bertumbuh bersama, dewasa dalam iman dan pelayanan dengan mengutamakan cinta kasih dan persaudaraan sejati demi kemuliaan Tuhan
Misi:
- Menumbuh kembangkan iman Katolik setiap umat KKI Amsterdam.
- Mempererat persaudaraan seluruh umat KKI Amsterdam dan KKI lainnya.
- Melayani umat Katolik Indonesia di wilayah Amsterdam dan sekitarnya.

Badan Pengurus KKI Amsterdam

Pengurus 2021-2026 terdiri dari :
| Nama | Fungsi |
|---|---|
| Julia Breemer | Ketua |
| Yohana | Wakil ketua |
| Margy Warong & Lidya Natalia | Sekretaris |
| Caroline Bhirawa & Agatha | Bendahara |
| Bian E. Admo & Romana | Sie. liturgi |
| Cindy Ledder & Voni Imelda Margaretha | Sie. konsumsi |
| Wulan Meijer & Agnes Utari | Sie. humas dan perlengkapan |
| Anne Rianti & Joyce Kang | Koster |

